Dibalik Sebuah Nama Syekh-Syekh Jama Dulu

Syekh Abdulgani Bima (Al-Bimawi).

sangat menarik, tulisan yang dikutip dari sebuah majalah dari halaman seorang saudara di tanah Etnis Mbojo.

Syekh Abdulgani Bima –> baru kali ini saya membaca ttg beliau, sebelumnya saya mendengar dari sesepuh disini (Jogja) bahwa beliau sangat berpengaruh didunia internasional, beliau dikenal luas ditanah arab, sebagai salah satu syekh terkenal. semua kiai-kiai yang mendirikan pondok pesantren yang ada ditanah jawa ini, merupakan anak didik beliau sewaktu ditanah arab. tutur H. Abdul Malik saat perayaan memperingati hari raya Idul Adha IKPMD-Yogyakarta di Asrama Dompu Yogya, kebetulan saya hadir sebagai Ketua IKPMD – Yogyakarta(agak narsisi :) ). lebih lagi, beliau itu asalnya bukan dari Bima (karena namanya bima)! kenal Ruma Sehe yang didompu??? Ruma Sehe (Sehe=Syekh) salah satu keturunannya.

kenapa dikenal dengan nama Bima dibelakang nama Beliau???? kerena zaman dulu Dompu tidak memiliki pelabuhan seperti Bima. orang dulu cenderung mengenal nama daerah dilihat dari daerah yang memiliki pelabuhan. seperti syekh yang ada di Lombok, yang namanya saya lupa tapi dibelakangnya ada Ampenan-nya, sebenarnya orang Pancor, lombok timur, tapi karena dilombok ada pelabuhan Ampenan, maka dikenalah beliau dengan nama belakangnya ampenan. seperti halnya beliau Syekh Abdulgani Bima. 

zaman dulu peran sebuah pelabuhan sangat besar, karena jalur lalu-lalang, lintang-melintang para saudagar Arab yang membawa Islam sampai ke tanah air. Sampai sekarang Dompu masih saja bergelut dengan ketidak berdayaan fasilitas transportasi, jalan raya aja masih banyak yang bolong-bolong (saat saya pulang lebaran kemaren!), apalagi untuk sebuah pelabuhan ramai seperti di Bima.

tulisan ini, sebenarnya panjang. tulisan yang sedang saya garap saya coba mengumpulkannya moga-moga kelak bisa berguna! :)

About these ads

6 thoughts on “Dibalik Sebuah Nama Syekh-Syekh Jama Dulu

  1. Terima kasih dou ma sa arie atas kunjungan la’o komentar na re.. Ba bau di nggahi kai ba ndaiku, Syekh ake ke dou Mbojo na re, ede du karena dou ma tua siwe nare dou Sarita Donggo, ro memang dou doho re keturunan dari Bagdad. Wara penjelasan aka paragraf ke lima re..
    Pala ma penti re wara ma wara ngarana dari weki ndai, entah ede dari Mbojo ato dari Dompu.. Samampa..

    Wassalam,
    OmpuNdaru

  2. boleh saya tau syeikh al bimawi… sampai sekarang saya penasaran dengan ini… jika berkenan saya ingin bercakap- cakap invite saya di YM kambing.liar77
    saya keturunan bima yang sering di panggil orang habib (dalam ilmu tarekat)… saya bingung karna orang tua tidak meninggalkan nasab terima kasih
    kalembo ade

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s